Lifestyle

The Book of Us: Negentropy-Chaos Swallowed Up in Love (Review)

This is gonna be my first post talk about them. Setelah lama nggak melakukan review album K-pop, akhirnya aku punya bahan juga. Sebenarnya tahun lalu aku juga ingin menulis review album mereka yang bertajuk The Book of Us: The Demon, tapi akhirnya aku nggak sempat post karena ya tulisannya juga nggak selesai sih. Dengan tekad bulat, review kali ini harus bisa aku posting meski euforianya udah lama lewat.

Ladies and gentleman, they are DAY6. Grup band asal Korea Selatan yang saat ini tengah mencuri perhatianku, at least selama satu tahun terakhir. Grup band bentukan JYP Entertariment ini memang bukan pendatang baru, bahkan aku sempat menonton video debut mereka tahun 2015 lalu. Namun baru-baru ini kepincut lagi dengan lagu-lagu mereka berkat album The book of us: The Demon. Sayangnya, perilisan album mereka tahun lalu diikuti kabar absennya dua anggota DAY6 yakni Park Jaehyung (Jae) dan Park Sungjin (Sungjin) dengan alasan kesehatan. Sehingga rangkaian promosi untuk album mereka pun pada saat itu ditiadakan. Sebagai gantinya anggota lain yaitu Kang Younghyun (Young K), Kim Wonpil (wonpil), dan Yoon Dowoon (Dowoon) melakukan promosi dengan cara mereka masing-masing.

Kebayang dong betapa senangnya baby myday yang satu ini ketika akhirnya DAY6 mengumumkan akan merilis album baru mereka yang bertajuk The Book of Us: Negentropy-Chaos Swallowed Up in Love tanggal 19 April 2021. I was so excited, apalagi comeback mereka kali ini dalam formasi lengkap, alias Jae dan Sungjin akhirnya tampil kembali setelah istirahat selama satu tahun kemarin. Meski masih tetap harus menunggu situasi membaik untuk bisa menonton konser mereka, aku pribadi sudah cukup senang dengan kehadiran album baru mereka ini. Dan yang paling menarik, lagu-lagu di album mereka kali ini adalah tipe lagu-lagu favoritku.


Everyday we fight

Dimulai dengan lagu yang dipilih Yoon Dowoon sebagai lagu favoritnya di album The Book of Us: Negentropy-Chaos Swallowed Up in Love. Kalau membaca liriknya, lagu ini bisa dibilang hampir dialami oleh banyak orang dalam berbagai jenis hubungan. Namun mungkin bagi Young K sebagai penulis lagu ini, everyday we fight seperti gambaran tentang hubungan para anggota DAY6 terlebih di awal-awal debut mereka. Sebab mereka pernah bercerita bahwa mereka seringkali bertengkar karena perbedaan yang mereka miliki, lucunya karena pertengkaran-pertengkaran tersebut hubungan mereka justru bisa awet sampai sekarang. Menurutku lagu ini terdengar jujur dan apa adanya, seperti yang mungkin ingin DAY6 ceritakan kepada penggemar mereka. Untuk musik mereka, aku nggak punya kalimat yang tepat selain, they are just born to be musician.

You make me

Lagu you make me menjadi lagu utama di album The Book of Us: Negentropy-Chaos Swallowed Up in Love. Lagu you make me bercerita tentang seseorang yang meyakini kekuatan cinta itu sendiri, yang mana dapat membuatnya terus bangkit bahkan dalam keadaan paling hancur sekalipun. Jujur, lagu you make me ini sendiri paling terdengar seperti warna musik DAY6 sendiri. Terutama dengan vocal Sungjin yang amat sangat kuat di lagu ini. Penggalan lirik favoritku pun, ya part-nya Park Sungjin merintihkan lirik ini :

“if I lose you, there is no tomorrow. If I have you, there’s all I need.” Kurang candu apa lagu ini?!

Healer

Ketika liris, lagu healer ini memang banyak dibicarakan. Aku pribadi tidak tahu kalau liriknya akan semanis ini, pun dengan aransemen musiknya yang entah mengapa memberikan efek ‘healing’ meski bukan tipe lagu bertempo lambat. My heart also feels so warm sebagai after effect mendengar lagu ini. Kemungkinan besar lagu ini tentang myday sebagai sosok yang memberikan mereka kekuatan untuk terus bertahan dan bahagia. Dan bagu myday, lagu ini juga berarti sama. Karena DAY6 juga turut mendampingi banyak pengemarnya melalui masa-masa sulit dalam hidup mereka.

Only

Lagu only menjadi lagu lainnya di album ini yang paing banyak dibicarakan tidak hanya para penggemar DAY6. Mungkin karena liriknya yang manis, mungkin karena musiknya yang sangat enak didengar, atau simply lagi musim nikah juga. Lagu ini menjadi lagu dengan nuansa melamar anak gadis yang lahir setelah lagu finale. I cant describe my feeling towards this song. Ibarat kata nih ya, ada yang melamar aku pae lagu ini pasti langsung aku terima!

.

.

Asal yang melamar aku, Young K yaa!

Above the clouds

Setelah dibuat melambung dengan lagu Only, myday dibuat menangis sejadi-jadinya setelah mendengar lagu above the clouds. Serius, lagu ini entah mengapa terasa begitu menyakitkan bahkan dengan hanya mendengar suara anggota DAY6 dan membaca translate lagu ini sendiri. Above the clouds ditulis Jae setelah mengingat kepergian temannya karena penyakit yang temannya derita. Meski sebenarnya lagu ini menunjukkan rasa cinta dan ketulusan dalam merelakan, lagu ini tetap aja judulnya sedih.

ONE

Lagu One mungkin bercerita tentang hubungan DAY6 lainnya. Tentang hubungan yang kuat dan erat para anggotanya. Tentang bagaimana mereka sudah saling memahami dan mengenal satu sama lain. Buatku lagu ini juga bisa menjadi lagu bucin untuk pasangan yang tengah berjuang melawan segala rintangan untuk tetap menjadi satu. Setuju banget sama Young K lagu ini akan sangat cocok dibawa saat mereka konser nanti. We will wait, Maz!

So let’s love

So let’s love menjadi lagu bucin terkhir di album The Book of Us: Negentropy-Chaos Swallowed Up in Love. Dari lirinya sendiri, lagu so let’s love ini cukup dalam dan sangat terdengar wattpad sekali alias sering terjadi di berbagai hubungan dalam cerita fiksi. Mungkin juga di kehidupan nyata, sih. Intinya lagu ini tentang seseorang yang minta diberi kesempatan untuk bisa diterima lagi. Untuk uusan pedih-pedih menyakitkan, sih, DAY6 udah ahlinya. But at the end, lagu ini sangat-sangat enak didengar.

Last but not least, please support them.

Thank you DAY6 for the beautiful album <3

2 thoughts on “The Book of Us: Negentropy-Chaos Swallowed Up in Love (Review)

  1. wahh penggemar day6 jugaa.. aku suka musiknya day6 apalagi lagu yang beautiful dan congratulation. Jae juga pernah collab barengan DPR, wajib denger lagunya yang Jam and Butterfly ^^

    Salam kenal yaa

    1. Iya niih aku naksir DAY6 jalur pandemi hehehe. Setuju lagu yeoposso dan Congratulation emang nggak ada obat yaa! waah kok aku kelewat collab Ka Jae ya? hahaha siap nanti aku dengerin lagunya, ya! Salam kenal juga ya Mbak Dea! hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *